[SEKUEL] [Daesung-Bom] The Way I Love You [2/3]

Title : The Way I Love You

Length :  Three Shoot

Casts : Main Casts : Daesung of Bigbang
Park Bom of 2NE1

Major Cats : Dong Youngbae (Taeyang BIgbang)
Lee Chaerin (CL 2ne1)
Kwon Jiyong (GD Bigbang)
Dong Hyun Bae (Taeyang’s Elder Brother)

Disclaimer : ILAKIS_SEKAR ©ALL RIGHT RESERVED
ALL CASTS HERE ISN’T MINE EXCEPT THE OC’s!
ALL PARTS OF THIS STORY IS MINE ! PLEASE DON’T COPY AND RE-POSTING WITHOUT
MY PERMISSION!  NO PLAGIARISM!

 

“Putus hubungan sebagai kekasih boleh, tetapi sebagai teman tentunya harus tetap menjaga hubungan baik kan?” Daesung mengulangi kata-kata yang diucapkan Hyun Bae padanya. Kata-kata itu ditunjukkan untuk Bom dan ini sontak membuat bulir-bulir air mata yang sedari tadi di tahan oleh Bom mengalir bak air sungai han yang mengalir teduh.

Ya… tanpa bisa dicegah, Kristal putih bening mengalir keluar dari dua mata coklat milik Bom.

Daesung pun tak ayal melihatnya. Hatinya sakit melihat wanita yang ia cintai menangis lagi karenanya meski saat ini mereka sudah mencoba berjalan masing-masing. Selebat kenangan dan memori-memori masa lalu berputar kembali dalam ingatannya. Membentuk imajinasi khayal bak film yang berkelebat cepat.

…..
……..

“Daesung… sudah kubilang aku tidak suka ke cafѐ ini. Di sini terlalu banyak orang kulit hitam yang menatap seolah ingin menerkamku…” Bom berbisik marah pad Daesung yang membawanya ke Omani cafѐ di pusat distrik Chicago.

“Tapi Bom… hanya di sini kau bisa menemukan kopi paling enak di seantero Chicago,” Daesung memberi  argument dan pembelaan atas tindakannya.

Benar saja baru beberapa langkah mereka memasuki cafѐ itu, sebuah tangan besar berotot menggenggam tangan Bom.

“Hey.. you… asian?? East?? Where are you going? Just stay here..” ujar lelaki yang memiliki tangan besar tadi menahan langkah Bom.

Dia adalah salah satu orang kulit hitam yang menguasai cafѐ ini, Justin namanya. Bom sering mendengar tentang perilaku rasis Justin kepada orang-orang Asia dari teman-temannya sesama dokter di  Chicago State Hospital.

Setelah itu kejadian terjadi begitu cepat. Justin berusaha mencium Bom dan usahanya itu dihalangi oleh Daesung yang tidak terima gadisnya diperlakukan seperti itu.  Perkelahian sengitpun terjadi.

Singkat cerita, Daesung berakhir dengan dirawat selama hampir dua minggu di rumah sakit karena mengalami fraktura kompleks alias patah tulang tingkat akut. Baca lebih lanjut

Iklan

[SEKUEL] [Daesung-Bom] The Way I Love You [1/3]

Title : The Way I Love You

Length :  Three Shoot

Casts : Main Casts : Daesung of Bigbang
Park Bom of 2NE1

Major Cats : Dong Youngbae (Taeyang BIgbang)
Lee Chaerin (CL 2ne1)
Kwon Jiyong (GD Bigbang)
Dong Hyun Bae (Taeyang’s Elder Brother)

Disclaimer : ILAKIS_SEKAR ©ALL RIGHT RESERVED
ALL CASTS HERE ISN’T MINE EXCEPT THE OC’s!
ALL PARTS OF THIS STORY IS MINE ! PLEASE DON’T COPY AND RE-POSTING WITHOUT
MY PERMISSION!  NO PLAGIARISM!

Summary : Sekuel dari FF ‘Please Don’t Cry my Boy…’

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~Happy reading~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“I don’t cry, I didn’t cry, I’ll never cry…”

About 2 Hours ago via Twitter for IPhone by @Real_D_Lite

Begitulah yang terbaca di twitter page milik Kang Daesung dua bulan yang lalu. Tepat dua bulan sudah  kisah cintanya kandas karena suatu batu sandungan bernama perbedaan. Perbedaan yang sewajarnya tidak menimbulkan masalah besar namun tak dinyana justru menjadi badai dalam kisah cintanya.

…..
……..

“Daesung… Let’s break up”  ujar Bom pelan dan lirih. Hal ini membuat Daesung sontak kaget.

“Kau yakin? Tidak bisakah kau mencoba bertahan?” kali ini Daesung mencoba menekan dalam-dalam emosi dan kesedihannya.

“Ne… sudah terlalu lama aku menahan sakit… aku bisa mati kalau begini terus. Kita terlalu sering bertengkar dan beradu pendapat. Aku sudah terlalu lelah… hubungan ini kurasa…”

“orang tuamu?” Daesung menyela runtutan kata-kata kekasihnya itu.

“Ne?” Bom bertanya heran. “Ya.. orang tuamu… mereka tidak akan marah dengan keputusanmu?” Daesung melanjutkan pertanyaannya sehingga semuanya Nampak semakin jelas bagi Bom.

“aku tidak tahu… tapi yang aku tahu hanya satu, mereka bisa melihat bahwa kita berdua terlalu terluka dengan keputusan ini…” Bom kembali bicara dengan lirih sambil menatap kebawah seolah mencari kepingan hatinya yang koyak.

“Kau tahu.. aku tidak pernah berharap ini terjadi Bomie..” hanya itu yang mampu Daesung ucapkan. Tidak ada kata-kata lain yang bisa menggambarkan kedukaannya saat ini. Apalagi setelah itu Bom pergi meninggalkannya seorang diri di dalam Gereja St. Peter. Tempat dimana mereka merencanakan untuk mengikat janji suci bersama.

…..
……..

“Ouh come on my bro… ini sudah dua bulan.. jangan lagi tunjukan tampang sedihmu itu pada hyung mu ini…” ujar  Hyun Bae pada Daesung yang sedang sibuk menatap ke arah ponselnya. Sebenarnya yang Daesung tatap tak lain tak bukan adalah foto pre-weedingnya dengan Bom. Satu-satunya kenangan yang masih mampu disimpannya.

“Hyung.. jangan begitu padaku… aku tahu kau sedang bahagia karena mau menikah sebentar lagi … ia kan?” Daesung langsung merubah raut mukanya yang penuh kesuraman menjadi begitu penuh keceriaan.
“Ckckck… kau ini! Sudahlah.. supaya kau tidak bersedih lagi.. ini ambilah!!” Hyun Bae menyodorkan sebuah undangan pada Daesung.

“Undangan pernikahanmu?? Aku kan sudah dapat hyung… kenapa aku harus mengambilnya lagi???” Daesung bingung dengan tindakan pria yang sudah dia anggap seperti kakak kandungnya sendiri itu.

“Itu bukan untukmu babo… itu untuk Bom. Berikanlah padanya dan temui dia. Putus hubungan sebagai kekasih boleh, tetapi sebagai teman tentunya harus tetap menjaga hubungan baik tah?” Hyun Bae bicara dengan aksen China-nya yang kental.

“Kenapa tidak hyung titipkan pada Youngbae saja? Diakan satu tempat kerja dengan Bom sekarang.. lagipula dia adikmu sendiri…”

“Aish.. meskipun dia itu dongsaengku tapi dia payah dalam hal undang-mengundang… jadi lebih baik kau saja yang berikan..” Hyun Bae masih mencoba mendesak Daesung.

“Tapi…” Daesung masih ingin mengelak, namun Hyun Bae menyelanya, “tidak ada tapi-tapi an.. arraso??” Daesung hanya bisa mengangguk tanpa kepastian.

*** ***

Di sinilah Daesung berdiri sekarang, ‘RS Incheon’ tempat di mana Bom menenggelamkan diri dalam rutinitas hidup tanpa sesosok Kang Daesung menyapa harinya. Dengan mantap, Daesung mulai melangkah memasuki tempat itu. Bau obat-obatan dan segala wewangian khas rumah sakit berhembus dan membuat bulu kuduk Daesung merinding.

BRUKK… Baca lebih lanjut