[OneShot] [TOP-Seungri-OC] The Soulmates…

Sorayong©ALL RIGHT RESERVED
ALL CASTS IN MY FANFICS AREN’T MINE EXCEPT THE OC’s!
ALL PARTS OF THIS STORIES ARE MINE ! PLEASE DON’T COPY AND RE-POSTING WITHOUT
MY PERMISSION!  NO PLAGIARISM!
PROTECTED BY  GCD
©!

Enjoy reading ! ^_^ Seri sebelumnya : Break Up dan Beautiful Affair Does Exist you’d better read that first ^_^

—————————————————————————————————————————-

“ Do you love me? Do you ever love me? Did you love me?”

“Oppa…”

“LEE YEO RIN!”

“Seunghyun oppa.. aku sangat mencintai oppa.. pertanyaan-pertanyaan oppa tadi menyakiti hatiku…” suara isakan mulai terdengar. Beberapa  bulir airmata mulai membasahi sudut-sudut mata kecil Yeorin. Hatinya tersayat mendengar seseorang yang dicintainya dengan amat sangat mempertanyakan cinta itu dengan cara yang sangat keji.

Choi Seunghyun, kekasih Yeorin, membawanya ke Holy Land, sebuah lembah kecil yang sangat hijau dibelakang tempat kerja mereka, gedung YG Entertainment. Tempat ini adalah tempat penuh arti bagi Yeorin. Lembah ini berjasa dalam mempertemukannya dengan Seunghyun untuk pertama kalinya. Saat itu Yeorin belum bekerja untuk YG dan Seunghyun masih seorang trainee. Yeorin menyimpan dengan apik kenangan itu dalam hatinya, khawatir jika kekasihnya tahu, laki-laki itu akan menjadi semakin besar kepala.

“Kalau kau memang mencintaiku, kenapa kau tega membuat hatiku terluka?” suara Seunghyun yang sebelumnya meninggi kini justru terdengar lirih dan menyayat hati.

“Oppa?” bisik Yeorin sambil merangkum wajah sendu Seunghyun.

“Aku tidak mengerti  maksud oppa…” Yeorin melanjutkannya sambil mengangkat wajah Seunghyun yang tertunduk dengan kedua tangan kecilnya, “Tatap aku Oppa. Katakan… apa salahku?”

“Butuh waktu bertahun-tahun bagiku untuk bisa mendapatkanmu kembali. Kini, saat kau sudah kembali di sisiku, kenapa cintamu sudah hilang dan terbang?” Seunghyun menjawab lirih dan menatap lurus ke bola mata hitam Yeorin.

Yeorin membisu dan berusaha mencerna segala yang dikatakan kekasihnya itu.

“Kau pergi begitu saja selama bertahun-tahun. Aku menunggu dengan perasaan sakit. Kini, kau kembali tapi tidak dengan cintamu. Haruskah aku menunggu lagi dengan perasaan sakit? Atau kita akhiri saja semua agar sakit ini lekas pulih?”

Yeorin menggelengkan kepalanya. Tidak.. apa maksud Oppa berkata seperti itu? Bagaimana bisa dia ingin mengakhiri hubungan ini begitu saja? Setelah semua yang sudah kami lalui hingga bisa mencapai ke titik ini?

Baca lebih lanjut

Iklan