[Skydragon][SunSky][CONT.] You’re My Star!(Chap.12/15)

Sorayong©ALL RIGHT RESERVED
ALL CASTS HERE ISN’T MINE EXCEPT THE OC’s!
ALL PARTS OF THIS STORY IS MINE ! PLEASE DON’T COPY AND RE-POSTING WITHOUT
MY PERMISSION!  NO PLAGIARISM!

Enjoy reading~

————————————————————————————–

“LEE CHAERIN?” suara khas berwibawa milik Yang Goon terdengar ke berbagai penjuru ruangan.

Minji hanya bisa menundukkan kepalanya menyadari bahwa atasan yang telah dianggapnya seperti ayah sendiri ini sedang marah besar. Minji membawa Lee Chaerin, salah satu target operasi perusahaannya ke markas. Sudah tentu kemarahan boss besarlah yang menyambutnya.

Yang Hyun Suk, yang akrab disapa Yang Goon dikalangan para mafia dan agen-agen rahasia berbagai negara, tidak habis pikir dengan tindakan anak buah kesayangannya.  Membawa target operasi ke markas bukanlah suatu pilihan terbaik yang bisa diambil dalam situasi sesulit apapun.

“Kenapa?” tanya Yang Goon pendek.

“Ne?” Minji mengangkat muka, memandang ke arah pria bertopi hijau muda dengan setelan kaos Armani abu-abu dan celana levi’s yang berdiri tegak dengan anggota gerak bawah badannya bersandar pada meja kerja.

“Aku bertanya kenapa kau memutuskan untuk membawa target operasi ke markas?” nada bicaranya sangat berat seolah menekan dalam-dalam emosi yang hendak membuncah keluar.

“Sajangnim.. maaf. Aku sebenarnya tidak ingin membawa wanita itu ke sini, tetapi dia sudah tahu tentang Kwon Jiyong…” Minji menjawab dengan hati-hati takut kalau bom atom di depannya saat ini, Yang Goon, akan meledak sewakt-waktu.

“Di… Di… dia.. tahu tentang Kwon Jiyong?” Yang Goon tak diduga langsung memucat.  Tangan kanannya menggenggam erat meja kerja  dari kayu jati  yang klasik, tua dan gagah seperti citra yang dia bangun selama ini.

Minji hanya mengangguk dan tak lagi bicara setelah mendapati Yang Goon memucat mendengar kabar darinya. Minji sendiri juga tidak mengerti bagaimana takdir bisa mempertemukan kembali Jiyong dan Chaerin sebelum waktu yang agensi rencanakan. Semua sudah berjalan  di luar kendali dan rencana  awal.

Minji  mulai merasa aneh saat tadi siang mengikuti Chaerin yang tiba-tiba saja izin pulang dari Rumah Sakit Incheon karena acara keluarga mendesak. Kenyataan yang dia temukan adalah, rumah Chaerin  begitu tenang dan biasa saja, tak tampak ada acara atau kejadian apapun yang perlu mendesak pemiliknya untuk segera pulang dan meninggalkan pekerjaan.

Setelah menunggu cukup lama beberapa meter di dekat rumah keluarga Lee, Minji akhirnya mendapati Chaerin kembali pergi keluar rumah dengan wajah yang terlihat lebih tidak waras daripada sebelumnya. Langkah Chaerin begitu limbung namun tergesa menuju  ke garasi mobil. Mobil swift  maroon milik Chaerin pun dikendarakan pemiliknya  dengan tidak wajar, kecepatan di atas  80 kilometer per jam. Minji  mencoba tetap membuntutinya dalam  jarak wajar.

Betapa kaget ketika Minji mendapati mobil itu berhenti di kawasan pemakaman tak jauh dari Incheon. Minji sangat tahu makam  siapa yang kemungkinan  besar akan dituju oleh Chaerin. Tebakan Minji tidak meleset. KWON JIYONG. Lee Chaerin, sang target operasi mengunjungi makam itu tepat di saat Jiyong juga tengah berada di sana bersama Kang Daesung.

Baca lebih lanjut

[Skydragon][SunSky][CONT.] You’re My Star!(Chap.11/15)

Sorayong©ALL RIGHT RESERVED
ALL CASTS HERE ISN’T MINE EXCEPT THE OC’s!
ALL PARTS OF THIS STORY IS MINE ! PLEASE DON’T COPY AND RE-POSTING WITHOUT
MY PERMISSION!  NO PLAGIARISM!

Enjoy reading~

Chaerin masih tidak mempercayai apa yang ditangkap  oleh kedua matanya. Lekas Chaerin bergegas menyusul Youngbae yang mengejar Minji. Chaerin berlari penuh harap bahwa penantiannya yang begitu panjang akan jawaban semua mimpi buruknya bisa terjawab hari ini. Sosok tegap Youngbae berhasil Chaerin susul, perlahan namun pasti Chaerin mengikuti sosok itu sambil tetap menjaga jarak di antara keduanya. Chaerin tidak  ingin Youngbae menyadari kehadirannya.

Kini Youngbae telah masuk ke dalam sebuah ruangan yang Chaerin ketahui sebagai ruangan laboratorium tempat para staf ahli melakukan berbagai observasi terhadap pasien. Celah yang tertinggal di sudut pintu tak lebih dari limabelas derajat, namun Chaerin berusaha memanfaatkan celah tersebut sebaik-baiknya.

Dari balik celah itu, Chaerin dapat mendengar segala percakapan orang-orang di dalamnya yang ia yakini adalah Youngbae dan Gong Minji.

“Apa maksudmu dengan muncul di hadapanku dan Chaerin?” Youngbae mendesis menahan amarah dalam setiap nada yang keluar dari mulutnya.

“Aku tidak bermaksud apapun. Aku hanya melakukan tugasku sebagai seorang pegawai laboratorium baru di sini..” Minji berkilah dengan tetap menyembunyikan ketakutannya.

“Tugasmu di Rumah Sakit ini hanyalah untuk memata-matai bukan untuk mengganggu kehidupan pribadi atasanmu..” kembali Youngbae berdesis.

“Aku tahu bahwa aku  harus memata-matai kelompok Yang-Goon, mengenai itu kau tak perlu mengingatkanku lagi. Satu hal lagi, aku  tidak berniat mencampuri urusan pribadimu, dan  kau juga bukan atasanku karena kau hanya memakai  jasa perusahaan tempatku bekerja,” Minji tak kalah dingin dalam menghadapi pria  ini.

Baca lebih lanjut

[Skydragon][SunSky][CONT.] You’re My Star!(Chap.10)

Sorayong©ALL RIGHT RESERVED
ALL CASTS HERE ISN’T MINE EXCEPT THE OC’s!
ALL PARTS OF THIS STORY IS MINE ! PLEASE DON’T COPY AND RE-POSTING WITHOUT
MY PERMISSION!  NO PLAGIARISM!

-Enjoy reading-

“Minji-ah… Minji-ah…” Chaerin  memanggil-manggil dalam  tidurnya.

“Minji-ah…. Minji-ah.. Eomma….” Kini Chaerin terbangun  dengan nafas yang memburu.  Untuk kesekian kalinya, mimpi  buruk  menghantui malamnya. Mimpi itu selalu sama dan berulang laiknya roda film yang memutar gulungan salinan negative film yang sama setiap malam.

“Astaga..” Chaerin berbisik kecil dan  tetap  mencoba  menenangkan dirinya. Diambilnya ponsel di atas nakas  dan dilihatnya pada layar yang menunjukkan waktu saat itu. Pukul tiga pagi, sama seperti  hari-hari  sebelumnya saat mimpi-mimpi buruk   itu membuatnya terjaga.

Chaerin mencoba menerka segala misteri di balik mimpi-mimpinya itu. Adakah mimpi itu sebenarnya kejadian yang pernah hilang dalam hidupnya?

=====================================================================================

“Kwon Jiyong,” sapa Daesung pada sosok  pria yang kini tengah berdiri membatu di depan  batu nisan yang bertuliskan hanja dan hangul dengan karakter-karakter huruf  yang membentuk kata Kwon dan Jiyong. Ya, itu  adalah makamnya. Abu yang sekiranya  dianggap sebagai abu tubuhnya  tersimpan manis di balik batu itu.

“Mereka menganggapku orang mati Daesung-ie..” bisik Jiyong dengan suara tercekat yang menyayat hati.

Baca lebih lanjut

[One Shoot] [Taeyang-Bom] Love is Ouch!

Hei all… atas saran dari kak Teeka, @justteeka maka mulai sekarang di tengah pembuatan FF Chaptered aku akan memposting beberapa FF One Shot.. hehehe.

Nah.. setelah kemarin membuat FF untuk pairingan Daesung-Bom , sekarang aku membuat FF untuk pairingan Taeyang-Bom seperti yang di request oleh Dicta, @DictaVIPforever… (yee…)

casts : Taeyang (Young Bae)
GD (Jiyong)
Bom
CL (Chaerin)

happy reading all ^^

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Kalau ada mentari pagi tersembunyi tak mau muncul dari timur sana,
maka belum saatnya aku datang…

Kalau ada rembulan malam yang belum bersinar karena awan menutupnya,
maka pintu hatimu itu belum terbuka untukku…

-Sun

Sun… itu adalah puisi pagi yang biasa dia kirimkan padaku lewat e-mail. Sun, matahari, ya.. dialah ‘taeyang’ ku.. dialah ‘matahari’ dalam hidupku…

Namun… kini aku menilik kembali I-Phone ku dan tidak kutemukan satupun e-mail pagi yang biasa kuterima darinya. Ini sudah hari ke sepuluh sejak dia tidak lagi mengirimiku puisi-puisi pagi pembuka hari yang begitu menyejukkan. Ada apa gerangan?

Dia itu adalah Young Bae, Dong Young Bae. Teman masa kecilku yang padanya sudah kutitipkan separuh nafas, jiwa dan hatiku. Young Bae dan aku sudah berhubungan lama. Berhubungan yang kumaksudkan adalah bersahabat dan bersaudara. Dia begitu baik padaku, begitupun sebaliknya aku baik padanya.

Akupun tidak pernah mengerti bagaimana bisa hidupku tertambat pada orang yang bahkan tidak pernah kuketahui perasaannya. Aku bahkan tidak pernah mencoba mencari tahu, warna apa yang diberikan hati Young Bae padaku. Merahkah? Putih? Jingga? Merah Jambu? Atau bahkan Kelabu? Aku tidak pernah tahu.

“Bom… Bommie… ya.. ada telepon untukmu..” Eomma ku mengetuk pintu kamarku sambil berbicara dari luar.

“Telepon?” tanyaku sambil membereskan tempat tidurku. Sudah menjadi kebiasaanku untuk langsung membereskan tempat tidur setelah bangun pagi. Baca lebih lanjut

[CONT.] [YG FF] Not A Wrong Choice

Casts : Lee Seunghyun (lead role)

Lee Hanna (author ~kekeke)

Kwon Jiyong

Lee Chaerin

Park Hyunseul (@sevinilaa)

Lee Jin-Ki (yes! a little bit SM here)

BigBang

2NE1

Yang Hyun-Suk

paired : just read and you will know ’bout it! >.<

curcol : ini udh pernah aku taro di BBIF (Big Bang Indonesia Forum) tp karena satu dan lain hal aku bakal bikin lanjutannya di blog ini 🙂 ohya… mau pesen tlg comment yak.. masa dari sekian orang yg baca ff~ku cuma satu yg baru komen T.T (author sedih) gomawo ^^

-S.T.O.R.Y-

Chaerin, seorang gadis muda yang hari ini genap berusia 24 tahun baru saja bangun dari peraduannya. Dia adalah leader dari sebuah GB ternama di Korea dan Asia, 2NE1. Chaerin yang menggunakan stagename ‘CL’, yang artinya lagit, belum juga menyadari kalau hari ini adalah hari jadinya ke 24.

Chaerin tidur sendri di sebuah kamar mungil berukuran 3 x 4 meter di dorm 2NE1. Setelah selesai doa pagi di kasurnya, Chaerin segera bangun dari tempat tidur untuk menuju ke kamar mandi yang ada di lantai bawah.

Chaerin menekan beberapa kombinasi nomor dan pintu elektronik kamarnya pun terbuka. Saat itulah, dirinya hampir terlonjak kaget. Semua YG Family ada di depan pintu kamarnya.

“Astaga.. apa ini???” jeritnya tertahan.

“Saengil Chukae onnie…” ujar sebuah suara yang sedikit ngebass. Asalnya dari seorang gadis yang tak kalah cantik dari Chaerin, yaitu Lee Hanna. Hanna adalah salah satu dari 4 Stylist Director yang ada di YG Entertainment. Sudah 3 tahun lebih Hanna bekerja untuk YG dan dia menjadi sangat dekat dengan beberapa artis, termasuk Chaerin.

“Gomawoyo….. this is so special… I really forget about my day actually… “

Semua yang ada di sana tertawa mendengar statement Chaerin itu.

Acara surprise party untuk Chaerin belum berhenti sampai di situ. Ada seorang lagi yang sudah menyiapkan sesuatu yang special untuk Chaerin.

“Okay.. semuanya.. gak ada lagi keluar dorm untuk hari ini ya.. kalian harus focus sama comeback korea kalian bulan depan…”ujar Hanna pada 4 member 2NE1.

Semuanya hanya bisa mengangguk. Mr. Yang Hyun Suk sangat ketat untuk masalah berlibur dan keluar dorm. Bahkan pernah dulu mereka tidak boleh keluar dorm tanpa ditemani Hanna. Hanna memang masih muda, baru 21 tahun usianya, seusia Minzy. Namun kepercayaan Mr. Yang padanya membuat hampir semua staff YG Ent. salut padanya.

Saat Hanna tengah menjelaskan mengenai image baru 2NE1 untuk comeback mereka bulan depan, seseorang mengetuk ruang tari yang saat ini sedang mereka gunakan. Ternyata itu adalah Seungri. Hanna keluar sebentar dan menemui Seungri.

“Ada apa sunbae?” Tanya Hanna.

“Kau ada waktu? Di bawah ada seseorang yang ingin menemui mu…” ujar Seungri sedikit berbisik. Dia seperti bisa membaca pikiran Hanna yang sedang kusut karena kesibukan baru 2NE1.

“Arasseo.. aku turun ke bawah 5 menit lagi.. gamshamnida seungri sunbae..”

Seungri hanya mengangguk lalu meningglakan ruangan itu karena Hanna langsung menutup pintu ruang tari tanpa membiarkannya bicara dulu.

“Mianhe.. aku ada urusan sebentar.. aku akan minta Hyunja untuk menjelaskan mengenai image baru kalian setelah berhasil menaklukan pasar Eropa.. “ ujar Hanna sambil berkedip pada keempat wanita cantik di depannya.

Hanna pun turun ke bawah dan menerka-nerka siapa yang dating menemuinya. Dia lupa menanyakan jenis kelamin tamu itu tadi kepada Seungri.

haduh… mengganggu sekali sih orang itu…Hanna merutuk sendiri dalam hati.

“Hyunseul… ?” Hanna berteriak tak percaya melihat siapa yang dia lihat d ruang tamu kantor YG.

“kok kamu gak telepon atau e-mail dulu kalo mau datang??” sekarang mereka sudah pindah tempat ke kafè di dekat kantor YG.

“Aku bingung mau cerita ke siapa lagi Hanna…” kini Hyunseul langsung terisak di depan Hanna.

Hanna sudah berteman dengan Hyunseul sejak SMA. Mereka bersekolah di sekolah yang sama, menempati kelas yang sama, bahkan merupakan teman sebangku. Mereka berdua sama-sama mengikuti program percepatan yang memungkinkan mereka lulus SMA dalam waktu 2 tahun.

“okay.. sekarang ceritakan padaku ada apa…”

“Mr. Lee… Lee Soo Man.. dia akhirnya mengetahui hubunganku dengan Jinki.. dan dia mengancam Baca lebih lanjut

[SKYDRAGON][CONT.] When Love Comes Over (chap.1)

Casts :  -Lee Chaerin
-Kwon Jiyong
-Yang Hyun-Suk
-TOP
-Lee Seunghyun

-Chaerin-

“Huam….” Aku menguap… ini sudah malam dan aku belum juga menyelesaikan draft lagu yang diminta Sajangnim (presiden direktur). “Paraparapa… dududu…” aku bersenandung mencoba mencari nada yang pas untuk calon lagu ciptaanku ini. Ah…. Teddy oppa.. aku benar-benar membutuhkanmu sekarang… aku mendumel sendiri dalam hati.

Kreek… Kudengar pintu studio ini dibuka. Aku menoleh untuk melihat siapa yang datang malam-malam ke studio di lantai 6 gedung kantor YG Entertainment ini. “Jingyo oppa….” Aku menyapanya. Jiyong oppa hanya tersenyum, kemudian dia berjalan ke arahku yang saat ini sedang duduk di kursi kerja dekat alat mixing.

“Kau belum pulang Chaerin?” tanyanya padaku.

“Belum oppa.. aku masih harus menyelesaikan bagian rap untuk lagu baruku ini..”

Aro… (aku tahu) .. kerjaan dari Yang sajangnim ya??”

Aku mengangguk membenarkan perkataannya barusan.

“Mau kubantu? Biar lebih cepat selesai….”

“Hua… dengan senang hati… oppa gomawoyo… (terimakasih kak…)”

Setelah itu, kami berdua terlarut dalam kesibukkan membuat barisan-barisan kata. Tempo menderu dari ketukan pena Jiyong oppa di meja kayu ini. Aku menulis sambil mencorat-coret dibeberapa bagian yang kurasa kurang pas.

Aku menikmatinya. Itu yang kurasakan. Aku menikmati setiap kata yang keluar dari mulut Jiyong oppa, aku menikmati setiap ketukan dari jari-jemari dan pena milik Jiyong oppa. Aku menikmati kepeduliannya terhadap bait-bait kalimat yang kubuat. Aku menikmati waktu ini. Aku berharap waktu berhenti berputar sekarang juga.

Finallywe are done… (Akhirnya selesai juga..)” Jiyong oppa berkata sambil menggerakkan tangannya membentuk gerakan Yes! Aku hanya bisa tertawa. Tepatnya lagi menertawakan keinginan bodohku untuk meminta waktu berhenti, karena toh itu tak kan pernah terjadi.

Gomawo oppa… (terimakasih kak..) tanpa oppa, pasti ini akan lebih lama lagi..” aku mencoba meluruskan lagi pikiranku.

“Hunhchae…. Santai saja… aku juga kebetulan sedang tidak ada kerjaan jadi iseng kemari deh.. “ oppa berkata sambil berjalan ke alat mixing. Aku mulai menerka-nerka apa yang akan oppa lakukan.

“Begitukah… memang TOP oppa tidak mengajak oppa keluar malam ini?” aku bertanya.

Mwo ya… (Kau ini…) kami kan ke club hanya kalau ada  job.. di luar itu, aku lebih suka menghabiskan waktu di studio…”

“Masa?” aku menggodanya.

“Jadi kau tidak percaya?” oppa yang sejak tadi Baca lebih lanjut