[Skydragon][SunSky][CONT.] You’re My Star!(Chap.12/15)

Sorayong©ALL RIGHT RESERVED
ALL CASTS HERE ISN’T MINE EXCEPT THE OC’s!
ALL PARTS OF THIS STORY IS MINE ! PLEASE DON’T COPY AND RE-POSTING WITHOUT
MY PERMISSION!  NO PLAGIARISM!

Enjoy reading~

————————————————————————————–

“LEE CHAERIN?” suara khas berwibawa milik Yang Goon terdengar ke berbagai penjuru ruangan.

Minji hanya bisa menundukkan kepalanya menyadari bahwa atasan yang telah dianggapnya seperti ayah sendiri ini sedang marah besar. Minji membawa Lee Chaerin, salah satu target operasi perusahaannya ke markas. Sudah tentu kemarahan boss besarlah yang menyambutnya.

Yang Hyun Suk, yang akrab disapa Yang Goon dikalangan para mafia dan agen-agen rahasia berbagai negara, tidak habis pikir dengan tindakan anak buah kesayangannya.  Membawa target operasi ke markas bukanlah suatu pilihan terbaik yang bisa diambil dalam situasi sesulit apapun.

“Kenapa?” tanya Yang Goon pendek.

“Ne?” Minji mengangkat muka, memandang ke arah pria bertopi hijau muda dengan setelan kaos Armani abu-abu dan celana levi’s yang berdiri tegak dengan anggota gerak bawah badannya bersandar pada meja kerja.

“Aku bertanya kenapa kau memutuskan untuk membawa target operasi ke markas?” nada bicaranya sangat berat seolah menekan dalam-dalam emosi yang hendak membuncah keluar.

“Sajangnim.. maaf. Aku sebenarnya tidak ingin membawa wanita itu ke sini, tetapi dia sudah tahu tentang Kwon Jiyong…” Minji menjawab dengan hati-hati takut kalau bom atom di depannya saat ini, Yang Goon, akan meledak sewakt-waktu.

“Di… Di… dia.. tahu tentang Kwon Jiyong?” Yang Goon tak diduga langsung memucat.  Tangan kanannya menggenggam erat meja kerja  dari kayu jati  yang klasik, tua dan gagah seperti citra yang dia bangun selama ini.

Minji hanya mengangguk dan tak lagi bicara setelah mendapati Yang Goon memucat mendengar kabar darinya. Minji sendiri juga tidak mengerti bagaimana takdir bisa mempertemukan kembali Jiyong dan Chaerin sebelum waktu yang agensi rencanakan. Semua sudah berjalan  di luar kendali dan rencana  awal.

Minji  mulai merasa aneh saat tadi siang mengikuti Chaerin yang tiba-tiba saja izin pulang dari Rumah Sakit Incheon karena acara keluarga mendesak. Kenyataan yang dia temukan adalah, rumah Chaerin  begitu tenang dan biasa saja, tak tampak ada acara atau kejadian apapun yang perlu mendesak pemiliknya untuk segera pulang dan meninggalkan pekerjaan.

Setelah menunggu cukup lama beberapa meter di dekat rumah keluarga Lee, Minji akhirnya mendapati Chaerin kembali pergi keluar rumah dengan wajah yang terlihat lebih tidak waras daripada sebelumnya. Langkah Chaerin begitu limbung namun tergesa menuju  ke garasi mobil. Mobil swift  maroon milik Chaerin pun dikendarakan pemiliknya  dengan tidak wajar, kecepatan di atas  80 kilometer per jam. Minji  mencoba tetap membuntutinya dalam  jarak wajar.

Betapa kaget ketika Minji mendapati mobil itu berhenti di kawasan pemakaman tak jauh dari Incheon. Minji sangat tahu makam  siapa yang kemungkinan  besar akan dituju oleh Chaerin. Tebakan Minji tidak meleset. KWON JIYONG. Lee Chaerin, sang target operasi mengunjungi makam itu tepat di saat Jiyong juga tengah berada di sana bersama Kang Daesung.

Baca lebih lanjut

Iklan

[Skydragon][SunSky][CONT.] You’re My Star!(Chap.11/15)

Sorayong©ALL RIGHT RESERVED
ALL CASTS HERE ISN’T MINE EXCEPT THE OC’s!
ALL PARTS OF THIS STORY IS MINE ! PLEASE DON’T COPY AND RE-POSTING WITHOUT
MY PERMISSION!  NO PLAGIARISM!

Enjoy reading~

Chaerin masih tidak mempercayai apa yang ditangkap  oleh kedua matanya. Lekas Chaerin bergegas menyusul Youngbae yang mengejar Minji. Chaerin berlari penuh harap bahwa penantiannya yang begitu panjang akan jawaban semua mimpi buruknya bisa terjawab hari ini. Sosok tegap Youngbae berhasil Chaerin susul, perlahan namun pasti Chaerin mengikuti sosok itu sambil tetap menjaga jarak di antara keduanya. Chaerin tidak  ingin Youngbae menyadari kehadirannya.

Kini Youngbae telah masuk ke dalam sebuah ruangan yang Chaerin ketahui sebagai ruangan laboratorium tempat para staf ahli melakukan berbagai observasi terhadap pasien. Celah yang tertinggal di sudut pintu tak lebih dari limabelas derajat, namun Chaerin berusaha memanfaatkan celah tersebut sebaik-baiknya.

Dari balik celah itu, Chaerin dapat mendengar segala percakapan orang-orang di dalamnya yang ia yakini adalah Youngbae dan Gong Minji.

“Apa maksudmu dengan muncul di hadapanku dan Chaerin?” Youngbae mendesis menahan amarah dalam setiap nada yang keluar dari mulutnya.

“Aku tidak bermaksud apapun. Aku hanya melakukan tugasku sebagai seorang pegawai laboratorium baru di sini..” Minji berkilah dengan tetap menyembunyikan ketakutannya.

“Tugasmu di Rumah Sakit ini hanyalah untuk memata-matai bukan untuk mengganggu kehidupan pribadi atasanmu..” kembali Youngbae berdesis.

“Aku tahu bahwa aku  harus memata-matai kelompok Yang-Goon, mengenai itu kau tak perlu mengingatkanku lagi. Satu hal lagi, aku  tidak berniat mencampuri urusan pribadimu, dan  kau juga bukan atasanku karena kau hanya memakai  jasa perusahaan tempatku bekerja,” Minji tak kalah dingin dalam menghadapi pria  ini.

Baca lebih lanjut

[Skydragon][SunSky][CONT.] You’re My Star!(Chap.10)

Sorayong©ALL RIGHT RESERVED
ALL CASTS HERE ISN’T MINE EXCEPT THE OC’s!
ALL PARTS OF THIS STORY IS MINE ! PLEASE DON’T COPY AND RE-POSTING WITHOUT
MY PERMISSION!  NO PLAGIARISM!

-Enjoy reading-

“Minji-ah… Minji-ah…” Chaerin  memanggil-manggil dalam  tidurnya.

“Minji-ah…. Minji-ah.. Eomma….” Kini Chaerin terbangun  dengan nafas yang memburu.  Untuk kesekian kalinya, mimpi  buruk  menghantui malamnya. Mimpi itu selalu sama dan berulang laiknya roda film yang memutar gulungan salinan negative film yang sama setiap malam.

“Astaga..” Chaerin berbisik kecil dan  tetap  mencoba  menenangkan dirinya. Diambilnya ponsel di atas nakas  dan dilihatnya pada layar yang menunjukkan waktu saat itu. Pukul tiga pagi, sama seperti  hari-hari  sebelumnya saat mimpi-mimpi buruk   itu membuatnya terjaga.

Chaerin mencoba menerka segala misteri di balik mimpi-mimpinya itu. Adakah mimpi itu sebenarnya kejadian yang pernah hilang dalam hidupnya?

=====================================================================================

“Kwon Jiyong,” sapa Daesung pada sosok  pria yang kini tengah berdiri membatu di depan  batu nisan yang bertuliskan hanja dan hangul dengan karakter-karakter huruf  yang membentuk kata Kwon dan Jiyong. Ya, itu  adalah makamnya. Abu yang sekiranya  dianggap sebagai abu tubuhnya  tersimpan manis di balik batu itu.

“Mereka menganggapku orang mati Daesung-ie..” bisik Jiyong dengan suara tercekat yang menyayat hati.

Baca lebih lanjut

[OneShot][Taeyang-OCs] Story of Bestfriends

Sorayong©ALL RIGHT RESERVED
ALL CASTS IN MY FANFICS AREN’T MINE EXCEPT THE OC’s!
ALL PARTS OF THIS STORIES ARE MINE ! PLEASE DON’T COPY AND RE-POSTING WITHOUT
MY PERMISSION!  NO PLAGIARISM!
PROTECTED BY  GCD
©!


-Happy Reading-

 

“Kita tidak akan pernah bertengkar kan Heera?” tanyaku pada Choi Heera di suatu senja yang indah. Mentari tenggelam di ufuk barat begitu nampak jelas terlihat indah dari bukit di mana saat itu aku dan Heera duduk  bersama.

“Tentu saja  tidak Saerin. Kita kan sahabat! Kenapa kau bertanya seperti itu?” Heera menampakkan  wajah bingungnya yang lugu.

“Entahlah… Hahaha,” Aku menjawab sambil  tertawa. Heera yang tidak mengerti hanya ikut tertawa saja. 

Choi Heera dan Cho Saerin,dua sahabat yang tidak bisa dipisahkan. Choi Heera dan Cho Saerin, dua sahabat  yang pernah mengukir kebahagiaan bersama. Ya, aku dan  Heera pernah melakukannya. Bisakah kalian menggarisbawahi kata pernah yang sedang kutulis saat ini? Heera dan aku hanyalah sebuah sejarah. Waktu, ruang dan manusia itu kini sudah tidak lagi sama.

Choi Heera dan Cho Saerin sudah tidak lagi sama seperti masa lampau. Sejarah tetap hanyalah sebuah  sejarah.

“Saerin…” suara  Eomma menghentikan  sementara kegiatanku menulis  catatanku kali ini.

“Ne!”  kujawab dengan enggan panggilan eomma sambil melangkah lesu menuju ruang makan tempat suara eomma tadi berasal.

“Saerin-ah! Kau sudah besar rupanya! Wah.. kau semakin cantik  saja,” bibi Gong,  sahabat eomma sedang duduk  di ruang makan dan melihatku mulai menuju ke sana. Bibi Gong selalu saja begitu, mengatakan hal  yang baik-baik  tentangku padahal aku tahu dengan jelas dia tak lebih dari seorang penjilat.

“Ne, ahjumma..” sapaku pada bibi Gong berusaha terlihat ramah meski rasanya ingin sekali kujambak rambut pendek model boyish-nya lalu kuseret dia keluar dari rumahku ini.

“Saerin-ah, kenapa kau masih begitu! Tersenyumlah! Lihat bibi Gong saja sudah bisa merelakan kepergian Heera. Jangan membuat bibi Gong semakin sedih karena melihatmu masih saja bersedih,” Eomma berbisik  sambil menggiring tubuhku untuk duduk dan bergabung makan malam dengan eomma, bibi Gong dan paman Choi.

“Ne..” bisikku pelan pada eomma.

Kalau bukan karena aku tidak ingin membuat eomma bahagia, aku tidak akan pernah sudi duduk dan  makan bersama dengan  orang sekotor  bibi Gong! Sampai matipun aku tidak akan pernah mengampuninya.

Makan malam kali ini sungguh sangat memualkan. Setiap nasi  yang masuk ke dalam  perutku serasa ingin menghambur keluar. Entah karena efek dari obat yang kukonsumsi  demi mengembalikan lagi kesehatanku atau karena  kehadiran salah satu orang yang paling kubenci  di dunia. Aku tak tahu yang mana yang menjadi penyebabnya.

“Eomma, aku sudah selesai. Aku naik ke atas dulu. Banyak tugas kantor yang harus kuselesaikan…” pamitku pada eomma. Meski tidak menjawab aku tahu eomma pasti sedang bingung karena aku tidak menghabiskan sup jagung kesukaanku kali ini.

Sungguh demi apapun yang ada di langit, aku ingin pergi  saja dari dunia ini.

Heera,  tidak bisakah kau membawaku sehingga kita bisa melanjutkan perang itu di neraka? Tidak bisakah Heera?

***

Ponsel di nakas  samping tempat tidurku bergetar  dan membuatku  sadar sudah saatnya untuk bangun dan kembali menatap hari. ‘SAERIN-AH! FIGHTING!’ tulisan Hangeul milik Heera  terpampang jelas di lemari baju yang posisinya tepat  di depan tempat  tidurku.  Tulisan itu memang sengaja kupindah ke  sana agar setiap bangun aku tidak lagi merasa telah kehilangan orang itu. Tidak! Tidak pernah!

Untuk mengusir suasana buruk hatiku, kuambil ponsel di atas nakas  yang sukses membuatku bangun sepagi ini. Setelah kunyalakan layarnya,  ternyata ada sebuah pesan  masuk.

From : YB-SUN

Saerin.. are you okay? If you only knew,  I have bad days during this time. Blame me for everything! Don’t ever blame yourself or my mother. She doesn’t know anything. Please…

Tidak perlu kuulangi membaca lagi karena aku sudah sangat mengerti maksudnya. Dasar pria laknat! Sudah  sekian tahun  dan  kau baru berani menghadapiku! LAKNAT! BERENGSEK! TIDAK TAHU MALU! Tidak ubahnya seperti ular dalam kisah penciptaan! Dia yang sudah  membawaku  masuk  dalam perangkap si jahat dan membuat satu persatu orang yang kukasihi meninggalkanku! Dong Youngbae! Kau pikir selama ini aku hanya menyalahkan  diriku saja? Atau bibi Gong? KAU SALAH!

To : YB-SUN

Youngbae-ssi, you’re  such as a jerk yet bastard! KEEP THAT!

Kutekan tombol  kirim dan mengirim pesan  singkat itu sebagai balasan untuknya. Dia kira aku  siapa? Cho Saerin  yang begitu mudah diperdaya  seperti dulu lagi! Sama sekali bukan! Kau sedang menggali lubang kuburmu sendiri Youngbae!

Ketimbang memikirkan laki-laki yang sudah pergi sekian tahun itu, lebih baik  aku mempersiapkan  diri untuk  pekerjaanku pagi ini. Sebagai seorang staf ahli  sumber daya manusia, hari  ini aku  harus menemui atasan baruku. Dia baru saja dipromosikan dari  Jepang  dan dipindahkan ke Korea karena keberhasilannya meningkatkan nilai saham perusahaan tempatku bekerja.

Seusai mandi kumasukkan beberapa arsip yang harus kukirim pagi ini ke kantor pusat di Milan, Italia ke dalam tas tanganku.  Kadang aku berpikir bagaimana bisa lulusan psikologi  dari Seoul Nation  University sepertiku ini bisa terjebak dalam sebuah perusahaan swasta semacam ini.

Nasib! Siapa yang bisa menebaknya. Baca lebih lanjut

[Sequel] [SkyDragon] [Oneshoot] That Man

Sorayong©ALL RIGHT RESERVED
ALL CASTS HERE ISN’T MINE EXCEPT THE OC’s!
ALL PARTS OF THIS STORY IS MINE ! PLEASE DON’T COPY AND RE-POSTING WITHOUT
MY PERMISSION!  NO PLAGIARISM!

ps: u better read [Taeyang-OC] [SunSky] I Love You My Eonni Hubby first ^.^
this fanfiction is the sequel of those fanfiction 🙂

-Enjoy reading-

A man love you

That man really loves you

Everyday, like a shadow, he follows you around

That man smiles but actually crying

-Jiyong-

Selesai sudah kegiatan Jiyong hari ini. Seperti biasa sebagai model papan atas sekaligus anak pejabat nomor satu di Hannara dang atau biasa disebut GNP, Grand National Party kegiatan Jiyong bisa disebut melebihi orang seumurnya.

“Jiyong-ssi, ada telepon untuk anda dari Kwon Sajangnim…” seorang sekertaris pribadi Jiyong memberikan padanya ponsel hitam kaku dan beku, sebeku pemiliknya, Kwon Jiyong tentu saja.  Jiyong mengambilnya dan segera berbicara dengan orang diseberang sana.

“Aboji, ada apa lagi?” tanya Jiyong dengan nada lelah yang kentara.

“……”

“Aku tahu Aboji.. lagipula nyonya Lee kesayanganmu itu tidak akan mati kutinggal sendiri hingga malam hari…”

“……”

“Jadi sekarang Aboji lebih membela menantumu daripada anakmu sendiri! Astaga gadis itu!! Aku harus pergi…” Sesudah itu Jiyong menutup flip ponsel hitam itu dengan kasar dan memasukkannya ke dalam kantung jasnya.

Jiyong benar-benar membenci semua ini. Pernikahan karena politik. Dia harus menikah dengan Lee Chaerin, anak dari Lee Kijin pemimpin terkuat dari Jayu Seojin-dang atau Liberty Forward Party yang merupakan partai oposisi dari Hannara-dang, partai yang dipimpin keluarganya selama bertahun-tahun.

Pernikahannya merupakan tanda politik bersatunya dua partai besar Korea.Pernikahannya merupakan alat politik untuk mempersiapkan dia melaju sebagai anggota parlemen dari distrik Seoul dan dengan cepat menjadi kandidat perdana menteri Korea di pemilihan berikutnya.

Jiyong benar-benar lelah dengan semua kepalsuan itu.

PIkirannya kembali terbang mengingat kenangan setengah tahun lalu di mana nasib mempertemukannya lagi dengan Chaerin, yang saat itu bahkan belum berstatus sebagai calon istrinya.

“KAU!” Chaerin memekik.

“KAU!” pria itu sama kagetnya dengan Chaerin.

“KWON JIYONG!”

“LEE CHAERIN!”

“KAU!” mereka berteriak bersamaan. Sedetik kemudian nama yang sama keluar dari mulut mereka, “DONG YOUNG BAE!!!”

Ya, Jiyong masih bisa mengingatnya dengan jelas. Kala itu Youngbae, sepupunya yang baru merayakan setahun usia pernikahannya dengan istrinya memberi Jiyong sebuah tiket berlibur ke pulau Nami. Jiyong tidak menolak, lagipula dia memang sudah semakin lelah dengan dengungan untuk menikah dan berkeluarga yang kerap diteriakkan halmeoni tercintanya.

Tanpa ada sedikitpun rasa curiga dengan kebaikan Youngbae yang tiba-tiba itu, Baca lebih lanjut

[Skydragon][SunSky][CONT.] You’re My Star!(Chap.9)

Sorayong©ALL RIGHT RESERVED
ALL CASTS HERE ISN’T MINE EXCEPT THE OC’s!
ALL PARTS OF THIS STORY IS MINE ! PLEASE DON’T COPY AND RE-POSTING WITHOUT
MY PERMISSION!  NO PLAGIARISM!

-Enjoy reading-

“Gong Minji imnida, dowajuseyo..” ujar Minji pada dua makhluk di depannya. Dong Hyunbae dan Dong Youngbae, kakak beradik yang kini tengah memperhatikan Minji dari ujung rambut sampai ujung kuku kaki.

“Jadi anda Minzy Agashi yang dikirim oleh Stanford?” tanya Hyunbae sarkatis. Stanford merupakan kampus Gummy, mantan tunangannya yang meninggalkannya di hari pernikahan mereka.

“Hyeong, “ Youngbae menegurnya. Youngbae berdeham sebentar lalu segera melanjutkan berbicara pada Minji, “Menurut Stanford kau adalah lulusan terbaik mereka sebagai agen mata-mata dan telah bekerja untuk CIA setahun sebelum kau lulus dari Stanford. Lalu kau melanjutkan pekerjaanmu menjadi mata-mata untuk KNI (Korean Nation Intellegent) di kantor berita New York Times. Cukup menarik.”

Minji hanya mengangguk-anggukan kepalanya membenarkan semua yang dikatakan oleh Youngbae.

“Sayangnya di sini tidak dicatat mengenai latar belakang keluargamu. Tidak keberatan jika aku ingin kau menceritakannya? Nama dan pekerjaan orangtuamu saja sudah cukup untuk kami,” Youngbae bicara sambil mengetuk-ketukan mountblanc miliknya di atas meja kaca di depannya.

Minji yang berdiri di depan meja itu menghadap Youngbae dan Hyunbae yang tengah duduk mulai merasa gerah. Untuk apa mereka menanyakan pertanyaan konyol itu, rutuk Minji dalam hati. Tak ada yang berubah dalam mimic wajahnya, Minji sudah sangat terlatih untuk menghadapi situasi seperti ini.

“Di MoU agen tidak pernah tertulis untuk membocorkan rahasia pribadi agen dan agensi kepada pihak ketiga. Dalam kasus ini perusahaan ini merupakan pihak ketiga dan identitas keluarga termasuk dalam rahasia pribadi agen. Kesimpulannya saya tidak diijinkan untuk memberitahukan data itu kepada anda berdua. Saya mohon maaf,” Minji menjawab dengan cukup diplomatis.

Hyunbae terbelalak mendengar jawaban itu. Seumur-umur menangani bisnis ini, belum pernah dia menemukan agen seperti Minji. Hyunbae yang  tersulut emosi sudah berdiri dan hendak mengusir Minji keluar dari kantor mereka secepatnya. Sayangnya, kali ini Youngbae menghentikannya.

“Baiklah Minji, kau diterima. Mulai besok datanglah pukul sepuluh pagi ke sini. Beberapa staf akan menunjukkan apa saja yang bisa kau dapatkan di sini,” Youngbae bicara mendahului Hyunbae dan sukses membuat pria itu berpaling pada Youngbae dan menatapnya penuh tanda tanya. Baca lebih lanjut

[Skydragon][SunSky][CONT.] You’re My Star!(Chap.8)

Sorayong©ALL RIGHT RESERVED
ALL CASTS HERE ISN’T MINE EXCEPT THE OC’s!
ALL PARTS OF THIS STORY IS MINE ! PLEASE DON’T COPY AND RE-POSTING WITHOUT
MY PERMISSION!  NO PLAGIARISM!

Chaerin’s

Sepi. Berbulan-bulan tanpa seorang Kwon Jiyong dan aku merasa sepi. Terkadang kita akan merasakan pentingnya seseorang saat orang itu sudah pergi dari sisi kita. Jiyong oppa lenyap begitu saja bagai angin tanpa jejak.

“Chaerin ah..” panggil sebuah suara ringan yang melayang meniti awan.

“…..” aku masih membisu.

“Ayo kita masuk, di sini dingin. Angin bulan februari tidak bagus untuk kesehatan. Dingin sekali kan? Ayo masuk, nanti kau sakit,” Youngbae oppa. Dialah yang mencoba menguatkanku saat ini. Youngbae oppa menarik tubuhku dalam pelukannya. Hal ini membuatku berdiri dari posisi dudukku semula di bangku teras rumahku.

Tubuhku pasrah saja. Dia membawaku sejauh ini, membuatku makin menggila dan mati penasaran. Aku terjebak dalam pikiranku sendiri. Apakah hilangnya Jiyong oppa dari RS Seoulma yang tiba-tiba itu karenaku? Apakah aku ini monster yang akan membahayakan nyawanya? Apakah aku sebenarnya yang mengakibatkan segala hal yang menimpa Jiyong oppa itu?

Youngbae oppa sudah membawaku ke dalam rumah dan mendudukanku di sofa ruang keluarga. Baca lebih lanjut

[Skydragon][SunSky][CONT.] You’re My Star!(Chap.7)

Sorayong©ALL RIGHT RESERVED
ALL CASTS HERE ISN’T MINE EXCEPT THE OC’s!
ALL PARTS OF THIS STORY IS MINE ! PLEASE DON’T COPY AND RE-POSTING WITHOUT
MY PERMISSION!  NO PLAGIARISM!

Pelan namun pasti Jiyong membuka kedua kelopak matanya. Cahaya masuk menyeruak menyapa matanya dari jendela yang terbuka di sisi kiri tempat tidurnya. Efek tidal menjadikan beberapa debu halus turut terlihat bersama sinar matahari pagi itu.

“Di mana aku…” erang Jiyong lemah. Berkutat pada keadaan sekitarnya yang lamat-lamat mulai dia kenali.

“Oppa…” ujar suara kecil masuk melalui pintu kayu di seberang sana.

“Kau? Yeorin. Jangan bilang aku ada di….” Jiyong mulai mengerti keadaanya.

“Ia, oppa sedang di Moscow. Oppa tidak ingat apapun?” kini Yeorin sudah ada di sisi tempat tidurnya yang dilapisi seprai putih bersih tanpa motif. Baca lebih lanjut

[Skydragon][SunSky][CONT.] You’re My Star!(Chap.6)

DISCLAIMER :  Sorayong©ALL RIGHT RESERVED ALL CASTS HERE ISN’T MINE EXCEPT THE OC’s! ALL PARTS OF THIS STORY IS MINE ! PLEASE DON’T COPY AND RE-POSTING WITHOUT MY PERMISSION!  NO PLAGIARISM! “Pergi lah … Pergi sayang….” “Eomma….” “Eomma bilang pergi….” … Baca lebih lanjut

[Taeyang-OC] [SunSky] I Love You My Eonni Hubby

TITLE : I love you my Eonni hubby CASTS : Dong Youngbae (Taeyang), Choi Heera (OC), Lee Chaerin (CL), and another surprise cast ^.^ DISCLAIMER :  Sorayong©ALL RIGHT RESERVED ALL CASTS HERE ISN’T MINE EXCEPT THE OC’s! ALL PARTS OF … Baca lebih lanjut