[Skydragon][SunSky][CONT.] You’re My Star!(Chap.9)

Sorayong©ALL RIGHT RESERVED
ALL CASTS HERE ISN’T MINE EXCEPT THE OC’s!
ALL PARTS OF THIS STORY IS MINE ! PLEASE DON’T COPY AND RE-POSTING WITHOUT
MY PERMISSION!  NO PLAGIARISM!

-Enjoy reading-

“Gong Minji imnida, dowajuseyo..” ujar Minji pada dua makhluk di depannya. Dong Hyunbae dan Dong Youngbae, kakak beradik yang kini tengah memperhatikan Minji dari ujung rambut sampai ujung kuku kaki.

“Jadi anda Minzy Agashi yang dikirim oleh Stanford?” tanya Hyunbae sarkatis. Stanford merupakan kampus Gummy, mantan tunangannya yang meninggalkannya di hari pernikahan mereka.

“Hyeong, “ Youngbae menegurnya. Youngbae berdeham sebentar lalu segera melanjutkan berbicara pada Minji, “Menurut Stanford kau adalah lulusan terbaik mereka sebagai agen mata-mata dan telah bekerja untuk CIA setahun sebelum kau lulus dari Stanford. Lalu kau melanjutkan pekerjaanmu menjadi mata-mata untuk KNI (Korean Nation Intellegent) di kantor berita New York Times. Cukup menarik.”

Minji hanya mengangguk-anggukan kepalanya membenarkan semua yang dikatakan oleh Youngbae.

“Sayangnya di sini tidak dicatat mengenai latar belakang keluargamu. Tidak keberatan jika aku ingin kau menceritakannya? Nama dan pekerjaan orangtuamu saja sudah cukup untuk kami,” Youngbae bicara sambil mengetuk-ketukan mountblanc miliknya di atas meja kaca di depannya.

Minji yang berdiri di depan meja itu menghadap Youngbae dan Hyunbae yang tengah duduk mulai merasa gerah. Untuk apa mereka menanyakan pertanyaan konyol itu, rutuk Minji dalam hati. Tak ada yang berubah dalam mimic wajahnya, Minji sudah sangat terlatih untuk menghadapi situasi seperti ini.

“Di MoU agen tidak pernah tertulis untuk membocorkan rahasia pribadi agen dan agensi kepada pihak ketiga. Dalam kasus ini perusahaan ini merupakan pihak ketiga dan identitas keluarga termasuk dalam rahasia pribadi agen. Kesimpulannya saya tidak diijinkan untuk memberitahukan data itu kepada anda berdua. Saya mohon maaf,” Minji menjawab dengan cukup diplomatis.

Hyunbae terbelalak mendengar jawaban itu. Seumur-umur menangani bisnis ini, belum pernah dia menemukan agen seperti Minji. Hyunbae yang  tersulut emosi sudah berdiri dan hendak mengusir Minji keluar dari kantor mereka secepatnya. Sayangnya, kali ini Youngbae menghentikannya.

“Baiklah Minji, kau diterima. Mulai besok datanglah pukul sepuluh pagi ke sini. Beberapa staf akan menunjukkan apa saja yang bisa kau dapatkan di sini,” Youngbae bicara mendahului Hyunbae dan sukses membuat pria itu berpaling pada Youngbae dan menatapnya penuh tanda tanya. Baca lebih lanjut

Iklan

[Skydragon][SunSky][CONT.] You’re My Star!(Chap.8)

Sorayong©ALL RIGHT RESERVED
ALL CASTS HERE ISN’T MINE EXCEPT THE OC’s!
ALL PARTS OF THIS STORY IS MINE ! PLEASE DON’T COPY AND RE-POSTING WITHOUT
MY PERMISSION!  NO PLAGIARISM!

Chaerin’s

Sepi. Berbulan-bulan tanpa seorang Kwon Jiyong dan aku merasa sepi. Terkadang kita akan merasakan pentingnya seseorang saat orang itu sudah pergi dari sisi kita. Jiyong oppa lenyap begitu saja bagai angin tanpa jejak.

“Chaerin ah..” panggil sebuah suara ringan yang melayang meniti awan.

“…..” aku masih membisu.

“Ayo kita masuk, di sini dingin. Angin bulan februari tidak bagus untuk kesehatan. Dingin sekali kan? Ayo masuk, nanti kau sakit,” Youngbae oppa. Dialah yang mencoba menguatkanku saat ini. Youngbae oppa menarik tubuhku dalam pelukannya. Hal ini membuatku berdiri dari posisi dudukku semula di bangku teras rumahku.

Tubuhku pasrah saja. Dia membawaku sejauh ini, membuatku makin menggila dan mati penasaran. Aku terjebak dalam pikiranku sendiri. Apakah hilangnya Jiyong oppa dari RS Seoulma yang tiba-tiba itu karenaku? Apakah aku ini monster yang akan membahayakan nyawanya? Apakah aku sebenarnya yang mengakibatkan segala hal yang menimpa Jiyong oppa itu?

Youngbae oppa sudah membawaku ke dalam rumah dan mendudukanku di sofa ruang keluarga. Baca lebih lanjut

[Skydragon][SunSky][CONT.] You’re My Star!(Chap. 5)

Casts Lee Chaerin/CL/Dr.Lee Kwon Jiyong/GD Dong Young Bae/Taeyang/Dr.Bae Jenny Park/Park Bom/Dr.Park Kang Daesung Disclaimer : All of casts in this Fanfic is NOT MINE … all credits of casts belong to “YG ENT.” and all story here belong to MINE! … Baca lebih lanjut

[SEKUEL] [Daesung-Bom] The Way I Love You [2/3]

Title : The Way I Love You

Length :  Three Shoot

Casts : Main Casts : Daesung of Bigbang
Park Bom of 2NE1

Major Cats : Dong Youngbae (Taeyang BIgbang)
Lee Chaerin (CL 2ne1)
Kwon Jiyong (GD Bigbang)
Dong Hyun Bae (Taeyang’s Elder Brother)

Disclaimer : ILAKIS_SEKAR ©ALL RIGHT RESERVED
ALL CASTS HERE ISN’T MINE EXCEPT THE OC’s!
ALL PARTS OF THIS STORY IS MINE ! PLEASE DON’T COPY AND RE-POSTING WITHOUT
MY PERMISSION!  NO PLAGIARISM!

 

“Putus hubungan sebagai kekasih boleh, tetapi sebagai teman tentunya harus tetap menjaga hubungan baik kan?” Daesung mengulangi kata-kata yang diucapkan Hyun Bae padanya. Kata-kata itu ditunjukkan untuk Bom dan ini sontak membuat bulir-bulir air mata yang sedari tadi di tahan oleh Bom mengalir bak air sungai han yang mengalir teduh.

Ya… tanpa bisa dicegah, Kristal putih bening mengalir keluar dari dua mata coklat milik Bom.

Daesung pun tak ayal melihatnya. Hatinya sakit melihat wanita yang ia cintai menangis lagi karenanya meski saat ini mereka sudah mencoba berjalan masing-masing. Selebat kenangan dan memori-memori masa lalu berputar kembali dalam ingatannya. Membentuk imajinasi khayal bak film yang berkelebat cepat.

…..
……..

“Daesung… sudah kubilang aku tidak suka ke cafѐ ini. Di sini terlalu banyak orang kulit hitam yang menatap seolah ingin menerkamku…” Bom berbisik marah pad Daesung yang membawanya ke Omani cafѐ di pusat distrik Chicago.

“Tapi Bom… hanya di sini kau bisa menemukan kopi paling enak di seantero Chicago,” Daesung memberi  argument dan pembelaan atas tindakannya.

Benar saja baru beberapa langkah mereka memasuki cafѐ itu, sebuah tangan besar berotot menggenggam tangan Bom.

“Hey.. you… asian?? East?? Where are you going? Just stay here..” ujar lelaki yang memiliki tangan besar tadi menahan langkah Bom.

Dia adalah salah satu orang kulit hitam yang menguasai cafѐ ini, Justin namanya. Bom sering mendengar tentang perilaku rasis Justin kepada orang-orang Asia dari teman-temannya sesama dokter di  Chicago State Hospital.

Setelah itu kejadian terjadi begitu cepat. Justin berusaha mencium Bom dan usahanya itu dihalangi oleh Daesung yang tidak terima gadisnya diperlakukan seperti itu.  Perkelahian sengitpun terjadi.

Singkat cerita, Daesung berakhir dengan dirawat selama hampir dua minggu di rumah sakit karena mengalami fraktura kompleks alias patah tulang tingkat akut. Baca lebih lanjut

[SEKUEL] [Daesung-Bom] The Way I Love You [1/3]

Title : The Way I Love You

Length :  Three Shoot

Casts : Main Casts : Daesung of Bigbang
Park Bom of 2NE1

Major Cats : Dong Youngbae (Taeyang BIgbang)
Lee Chaerin (CL 2ne1)
Kwon Jiyong (GD Bigbang)
Dong Hyun Bae (Taeyang’s Elder Brother)

Disclaimer : ILAKIS_SEKAR ©ALL RIGHT RESERVED
ALL CASTS HERE ISN’T MINE EXCEPT THE OC’s!
ALL PARTS OF THIS STORY IS MINE ! PLEASE DON’T COPY AND RE-POSTING WITHOUT
MY PERMISSION!  NO PLAGIARISM!

Summary : Sekuel dari FF ‘Please Don’t Cry my Boy…’

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~Happy reading~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“I don’t cry, I didn’t cry, I’ll never cry…”

About 2 Hours ago via Twitter for IPhone by @Real_D_Lite

Begitulah yang terbaca di twitter page milik Kang Daesung dua bulan yang lalu. Tepat dua bulan sudah  kisah cintanya kandas karena suatu batu sandungan bernama perbedaan. Perbedaan yang sewajarnya tidak menimbulkan masalah besar namun tak dinyana justru menjadi badai dalam kisah cintanya.

…..
……..

“Daesung… Let’s break up”  ujar Bom pelan dan lirih. Hal ini membuat Daesung sontak kaget.

“Kau yakin? Tidak bisakah kau mencoba bertahan?” kali ini Daesung mencoba menekan dalam-dalam emosi dan kesedihannya.

“Ne… sudah terlalu lama aku menahan sakit… aku bisa mati kalau begini terus. Kita terlalu sering bertengkar dan beradu pendapat. Aku sudah terlalu lelah… hubungan ini kurasa…”

“orang tuamu?” Daesung menyela runtutan kata-kata kekasihnya itu.

“Ne?” Bom bertanya heran. “Ya.. orang tuamu… mereka tidak akan marah dengan keputusanmu?” Daesung melanjutkan pertanyaannya sehingga semuanya Nampak semakin jelas bagi Bom.

“aku tidak tahu… tapi yang aku tahu hanya satu, mereka bisa melihat bahwa kita berdua terlalu terluka dengan keputusan ini…” Bom kembali bicara dengan lirih sambil menatap kebawah seolah mencari kepingan hatinya yang koyak.

“Kau tahu.. aku tidak pernah berharap ini terjadi Bomie..” hanya itu yang mampu Daesung ucapkan. Tidak ada kata-kata lain yang bisa menggambarkan kedukaannya saat ini. Apalagi setelah itu Bom pergi meninggalkannya seorang diri di dalam Gereja St. Peter. Tempat dimana mereka merencanakan untuk mengikat janji suci bersama.

…..
……..

“Ouh come on my bro… ini sudah dua bulan.. jangan lagi tunjukan tampang sedihmu itu pada hyung mu ini…” ujar  Hyun Bae pada Daesung yang sedang sibuk menatap ke arah ponselnya. Sebenarnya yang Daesung tatap tak lain tak bukan adalah foto pre-weedingnya dengan Bom. Satu-satunya kenangan yang masih mampu disimpannya.

“Hyung.. jangan begitu padaku… aku tahu kau sedang bahagia karena mau menikah sebentar lagi … ia kan?” Daesung langsung merubah raut mukanya yang penuh kesuraman menjadi begitu penuh keceriaan.
“Ckckck… kau ini! Sudahlah.. supaya kau tidak bersedih lagi.. ini ambilah!!” Hyun Bae menyodorkan sebuah undangan pada Daesung.

“Undangan pernikahanmu?? Aku kan sudah dapat hyung… kenapa aku harus mengambilnya lagi???” Daesung bingung dengan tindakan pria yang sudah dia anggap seperti kakak kandungnya sendiri itu.

“Itu bukan untukmu babo… itu untuk Bom. Berikanlah padanya dan temui dia. Putus hubungan sebagai kekasih boleh, tetapi sebagai teman tentunya harus tetap menjaga hubungan baik tah?” Hyun Bae bicara dengan aksen China-nya yang kental.

“Kenapa tidak hyung titipkan pada Youngbae saja? Diakan satu tempat kerja dengan Bom sekarang.. lagipula dia adikmu sendiri…”

“Aish.. meskipun dia itu dongsaengku tapi dia payah dalam hal undang-mengundang… jadi lebih baik kau saja yang berikan..” Hyun Bae masih mencoba mendesak Daesung.

“Tapi…” Daesung masih ingin mengelak, namun Hyun Bae menyelanya, “tidak ada tapi-tapi an.. arraso??” Daesung hanya bisa mengangguk tanpa kepastian.

*** ***

Di sinilah Daesung berdiri sekarang, ‘RS Incheon’ tempat di mana Bom menenggelamkan diri dalam rutinitas hidup tanpa sesosok Kang Daesung menyapa harinya. Dengan mantap, Daesung mulai melangkah memasuki tempat itu. Bau obat-obatan dan segala wewangian khas rumah sakit berhembus dan membuat bulu kuduk Daesung merinding.

BRUKK… Baca lebih lanjut

[Skydragon][SunSky][Dae-Bom][CONT.] You’re My Star!(Chap. 4)

Casts Lee Chaerin/CL/Dr.Lee Kwon Jiyong/GD Dong Young Bae/Taeyang/Dr.Bae Jenny Park/Park Bom/Dr.Park Kang Daesung Disclaimer : All of casts in this Fanfic is NOT MINE … all credits of casts belong to “YG ENT.” and all story here belong to MINE! … Baca lebih lanjut

[ONE SHOOT] [Daesung-Bom] Please Don’t Cry My Boy…

casts : Park Bom
Kang Dae Seong (Dae Sung)

u/ yg mau protes tnt pairingannya aku cuma mau pesen kalau pairingan ini aku buat u/ memperingati ultah daesung (meskipun telat) :DDD kalo gg suka gg ush baca.. and jangan bashing please.. thanks

happy reading ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Love seems to change easily,
In place of our own greed, a painful scar is left,
gotta let you go …
And please don’t cry

Aku mencoba menahan amarahku. Aku terluka. Hatiku tersayat dan tergurat. Oh… masih ada deritan sembilu yang menusuk tapi dia masih menambahnya, menggores luka dalam yang meninggalkan jejak kelam.

Laki-laki itu berdiri di sisiku, berteriak meluapkan amarah yang sebelumnya terkotaki. Bagai tak mau kalah seribu kata membuncah dan keluar dari mulutku. Mengalahkan toleransi diri masing-masing , kami berdua saling beradu. Berharap bukan kami yang kalah.

Aku ingin pergi darinya…. Meninggalkannya…. Tapi kemudian tangis pecah dan penyesalan menjemput.

Kang Dae Seong. Dialah pria yang selama ini mengisi relung hatiku. Bahkan hingga detik ini ketika aku memutuskan menyelesaikan segalanya. Tak bisa kupungkiri, memang hanya dia  yang sanggup membuatku begini. Aku terjatuh berkali-kali hingga perih tak terasa lagi.

Kini beda cerita, aku menang… dan aku ingin mengakhiri semua penderitaan yang ada.

I guess I was not really the person for you..
I couldn’t hold back my stupid heart which pained you..
And please don’t cry….

Ya… aku memang bukan wanita yang pantas untuknya. Baca lebih lanjut